Jumat, 20 November 2015

CARA PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI JERAMI PADI

CARA DAN APLIKASI PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI JERAMI

Proses pembuatan pakan fermentasi

Pakan kambing berupa fermentasi jerami padi bisa digunakan sebagai pakan alternatif yang akan membantu dan menghemat para peternak kambing dalam membudayakan ternak kambingnya. Jenis pakan alternatif ini bisa digunakan sebagai pakan pokok ataupun pakan selingan rumput hijauan.
Pengetahuan mengenai cara membuat pakan alternatif fermentasi jerami padi ini bisa memecahkan masalah disaat-saat genting, seperti kondisi cuaca hujan yang terus menerus sehingga peternak tidak bisa mencari rumput hijauan, kondisi musim kemarau yang berkepanjangan sehingga minimnya pakan hijauan, keadaan bencana alam seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus.

Berikut ini adalah panduan dalam pembuatan pakan ternak kambing berupa fermentasi  jerami padi  dengan menggunakan probiotik Tangguh, adapun rinciannya sebagai berikut:


A. Bahan / media

2 tutup botol ( kurang lebih 20 cc ) per-20 liter air untuk 100kg pakan ternak jerami padi. Apabila jumpalh jeraminya banyak silahkan takaran Tangguhnya tinggal disesuaikan.
Air secukupnya
Drum plastik atau terpal plastik lembaran yang kuat untuk memeram jerami
Ember plastik
Gembor atau alat penyiram air

B. Cara membuat :

Siapkan tempat yang terlindung dari hujan, genangan air ataupun sinar matahari secara langsung.
Siapkan drum plastik , atau bila alas dasar lantai masih dari tanah, silahkan diberi alas plastik atau terpal yang kuat sehingga air adonan fermentasi tidak meresap hilang ke dalam tanah
Siapkan jerami padi yang sudah kering, apabila jeraminya masih basah silahkan dikeringkan dengan dijemur di terik matahari terlebih dahulu
Ambil ember, isi air kemudian tuangkan Tangguh ke dalam ember, aduk sampai rata
Mulailah menggelar jerami selapis pertama setinggi 15-20 cm dan mulailah menyemprotkan larutan adonan air  +  Tangguh kepada tumpukan jerami tadi dan diinjak-injak, usahakan penyemprotannya rata dan jerami terlihat basah.
Lakukan terus sampai jerami habis, ingat tumpukan tiap lapis jerami adalah 15-20 cm saja
Setelah semua jerami sudah selesai, tutup tumpukan jerami tadi dengan terpal / plastik, atau tutup drum plastiknya.
Ikat rapat dan usahakan supaya udara jangan masuk, diamkan tumpukan jerami tadi selama 3 hari supaya proses penguraian serat jerami berjalan secara alamiah. Proses fermentasi ini memang memerlukan waktu beberapa saat sehingga jerami benar-benar lapuk dan nutrisinya bertambah, hal ini akan sangat membantu pencernaakan dalam perut kambing dalam menyerap nutrisi jerami fermentasi ini
Setelah 3 hari kemudian, jerami fermentasi siap diberikan untuk pakan ternak kambing, nanti akan muncul aroma khas dari tumpukan jerami fermentasi tadi. Mohon diperhatikan ketika akan memberikan pakan jerami fermentasi ini, sebelum diberikan kepada ternak kambing silahkan jerami fermentasi ini di angin-anginkan sebentar.
Mohon diperhatikan untuk minuman ternak kambing berupa air putih selalu siap sedia, sehingga akan membantu metabolisme kambing.
Dalam penyimpanan jerami fermentasi ini bisa menggunakan beberapa cara, seperti :
Dibiarkan dalam posisi semula yaitu berupa tumpukan
Diikat kotak-kotak sehingga bisa disimpan secara rapi, misalnya disimpan di langit-langit atap kandang kambing ( seperti pada film-film koboy )
Selamat mencoba, semoga Tangguh bisa menjadi solusi para peternak kambing dalam menpersiapkan pakan alternatif yang akan mendukung perkembangan usaha ternak kambing di Indonesia.

Apabila Anda ingin mendapatkan dan mengetahui cara fermentasi pakan ternak kambing baik dengan media pakan hijauan maupun pakan kering seperti jerami, Anda bisa mengikuti pelatihan kami.

Contact Person : BAMBANG HENDRIYANTO
Alamat :Jl. Ringroad Barat no 72, desa salakan trihanggo gamping sleman Jogjakarta
HP : 087839383561 dan 081326912561  (SMS/Telp)
Email : bambanghendriyanto1@gmail.com
Facebook : bambang alfath
Cara pemesanan :
1. Jika menjadi konsumen, maka akan digunakan harga sesuai dengan Price List untuk
konsumen.
2. Untuk pemesanan dibawah 2 juta, akan dikenakan biaya pengiriman barang yang akan
diperhitungkan sesuai dengan pemesanan.
3. Untuk pemesanan diatas 3 juta, akan diberikan GRATIS biaya pengiriman sampai tujuan.


Kamis, 19 November 2015

TENTANG KAMI




Tentang kami
Blog ini berisi pengetahuan berbagai informasi seputar ternak kambing secara modern, semoga bisa menjadi sarana informasi yang bermanfaat bagi semua orang.

Saya sangat senang apabila ada rekan-rekan pemerhati ternak kambing ingin memberikan sumbang saran atau kritikan membangun untuk kesempurnaan informasi-informasi di blog ini, silahkan bisa dikirimkan by email ke bambangalfath@gmail.com

Salam sukses, sehat, bahagia dan beruntung selalu



hormat kami


Bambang hendriyanto

Telp : 087839383561 atau 081326912561
pin BB 24 ce 2b69

TERNAK KAMBING MURAH MUDAH DENGAN PAKAN FERMENTASI





Ternak kambing dan Domba saat ini masih menjadi salah satu usaha sampingan yang sering kita jumpai di pedesaan, dan karena disetting sebagai bisnis sampingan maka dengan pengetahuan yang seadanya para peternak kambing hanya melakukan pola ternak yang sama dari tahun ke tahun.
Pola ternak yang tidak berubah ternyata tetap dilakukan oleh para peternak karena tidak adanya para penyuluh peternakan yang jumlahnya bisa mencover para peternak di pedesaan dan layanan internet pun belum masuk pedesaan sehingga membatasi trasformasi ilmu baru kepada para peternak di desa.
Yang terjadi adalah mereka jarang sekali menghitung secara bisnis apakah potensinya sudah benar-benar maksimal atau bahkan baru setengah atau malah mungkin baru seuprit. Tidak bisa dipungkiri bahwa mayoritas peternak tidak menghitung secara cermat kalkulasi bisnis ternak kambing, dan sebenarnya sangat disayangkan.

Kurangnya pengetahuan terhadap ilmu-ilmu peternakan baru, membuat hasil dari bisnis sampingan ternak kambing ibarat kata hanya bisa difungsikan untuk beli baju Lebaran saja, nah cara pemberian pakan fermentasi ini adalah satu dari banyak cara memaksimalkan hasil ternak para peternak tradisional. Salah satu metode pola,pakan yang kini dipakai adalah dengan cara fermentasi.
Metode pembuatan pakan fermentasi ini beberapa fungsinya adalah :


Membuat efektif biaya yang dikeluarkan peternak. Mayoritas peternak kambing tidak menghitung ongkos upah diri sendiri ketika mereka harus meluangkan beberapa jam untuk mencari pakan kambing baik dengan cara merumput, cari jerami atau cari pakan hijauan. Dengan penggunaan metode pakan fermentasi para peternak bisa membuat pakan dalam jumlah banyak dan bisa disimpan, jadi mereka tidak harus banyak meluangkan waktu untuk cari pakan, karena mereka selalu mempunyai stock berlimpah pakan fermentasi. Waktu cari pakan yang bisa digantikan oleh jenis pakan fermentasi ini bisa digunakan untuk melakukan hal produktif lainnya
Mampu membuka dan memberikan wawasan baru mengenai perkembangan ilmu peternakan sehingga hasil peternakan para peternak tradisional pun meningkat dan bisa memenuhi kebutuhan daging kambing untuk Indonesia sehingga tidak perlu melakukan impor daging kambing
Mengurangi resiko bahaya keselamatan jiwa. Foto di bawah ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari di daerah Jawa yang menjadi sentra-sentra lumbung padi.




Cara membuat pakan fermentasi pakan kambing dengan media jerami padi
BAHAN DAN UKURAN:
1000 Kg jerami padi , dipilih yang sudah kering, kemudian dicacah panjang 5 cm, tujuan pencacahan jerami ini untuk memudahkan terjadinya proses fermentasi dan ketika nanti pakan fermentasi sudah siap diberikan ke kambing, ternak kambing akan mudah memakan dan mengunyahnya.
20-25 Lt, tetes atau molase bila tidak ada dapat diganti gula yang dilarutkan
1 botol, Probiotik, salah satunya adalah probiotik VITERNA DAN TANGGUH
250-300 Lt. Air untuk melarutkan probiotik dan tetes/15Lt untuk jerami basah

PERALATAN:
Tempat untuk FERMENTASI JERAMI dapat berupa tembok semen, bis semen, drum sesuai kemampuan dan jumlah ternak
Alat pemotong, sabit atau sejenisnya atau bisa menggunakan mesin pencacah jerami
Ember atau timba, gembor, terpal plastik atau karung plastik



CARA MEMBUAT
Sediakan tempat fermentasi, pastikan kondisinya bagus
Jerami kering atau bahan-bahan kering yang telah ada dipotong-potong dengan ukuran kurang lebih 5 cm
Larutkan tetes serta probiotik Viterna dengan air menjadi satu sesuai perbandingan bahan-bahan di atas.
Siapkan terpal plastik untuk alas mencampur antara jerami dengan campuran tetes, Viterna dan air.
Jerami padi yang sudah dipotong ditaruh di atas terpal sedikit demi sedikit sambil disiram larutan air tetes dan Viterna sesuai perbandingan di atas sampai merata dan jerami kelihatan basah.
Setelah jarami benar-benar telah disiram rata dengan larutan tersebut, jerami dimasukkan ke dalam wadah sedikit demi sedikit sambil dimampatkan/diinjak-injak supaya padat.
Setelah mampat (padat) wadah ditutup hingga rapat betul, usahakan agar udara benar-benar kosong
Setelah 7 hari jerami tersebut baru dapat mulai diberikan pada ternak kambingsesuai dengan kebutuhan dan selama bahan tersebut belum habis setelah mengambil bahan dari silo supaya ditutup kembali dengan rapat
Penempatan silo supaya terhindar dari genangan air, terhindar dari terik matahari dan air hujan tidak boleh masuk ke dalam silo


CARA MEMBERIKAN:
Pemberian diberikan dua kali pagi dan sore dengan ukuran: bobot kambing x 3% pakan kering (jerami yang telah difermentasi)
Ditambah makan tambahan berupa katul yang baik (kualitas I) sebanyak 0,5 kg/ekor


KETERANGAN:
Apabila waktu petama kali tenak diberi pakan fermentasi tersebut tidak langsung mau supaya dilatih sedikit demi sedikit sampai mau makan dengan lahap,
Agar ternak kambing cepat gemuk perlu diberi makan lain yang kadar proteinnya tinggi seperti pemberian katul konsentrat
Usahakan memberikan pakan hijauan tinggi gizi seperti, daun kaliandra, kleresede, kolonjono
Air minum supaya tetap tersedia (jangan sampai telat), ada baiknya airnya diberikan garam.
Media fermentasi bisa menggunakan beberapa bahan pakan seperti gedebok pisang, rumput ilalang, daun tebu dan beberapa lainnya.

Untuk lebih memaksimalkan nafsu makan dan membentuk daging, maka ada baiknya disampingi dengan Viterna Plus Organik Serbuk . Produk ini merupakan pengembangan lebih lanjut Viterna cair, Viterna plus organik serbuk ini wujudnya berupa serbuk atau bubuk yang bisa diterapkan pada komboran kambing. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Viterna plus organik serbuk

TENTANG KAMI



Blog ini berisi pengetahuan berbagai informasi seputar ternak kambing secara modern, semoga bisa menjadi sarana informasi yang bermanfaat bagi semua orang.
Saya sangat senang apabila ada rekan-rekan pemerhati ternak kambing ingin memberikan sumbang saran atau kritikan membangun untuk kesempurnaan informasi-informasi di blog ini, silahkan bisa dikirimkan by email ke bayuconan78@gmail.com
Salam sukses, sehat, bahagia dan beruntung selalu

(BAMBANG HENDRIYANTO )


Contact Person : BAMBANG HENDRIYANTOAlamat :Jl. Ringroad Barat no 72, desa salakan trihanggo gamping sleman JogjakartaHP : 087839383561 dan 081326912561  (SMS/Telp)Email : bambanghendriyanto1@gmail.comFacebook : bambang alfathCara pemesanan :1. Jika menjadi konsumen, maka akan digunakan harga sesuai dengan Price List untukkonsumen.2. Untuk pemesanan dibawah 2 juta, akan dikenakan biaya pengiriman barang yang akandiperhitungkan sesuai dengan pemesanan.3. Untuk pemesanan diatas 3 juta, akan diberikan GRATIS biaya pengiriman sampai tujuan.



CARA PRAKTIS PENGGEMUKAN KAMBING

CARA PENGGEMUKAN KAMBING 


Kambing merupakan salah satu jenis hewan ternak yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan. Permintaan akan ketersediaan kambing tiap tahun semakin meningkat, hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya tingkat konsumsi masyarakat terhadap makanan olahan berbahan dasar kambing. Apalagi ternak kambing tidaklah sesulit seperti ternak hewan- hewan yang lain. Kali ini sipendik berkesempatan untuk mengulas lebih dalam Cara Praktis Usaha Ternak Kambing Agar Sehat dan Gemuk.
Memelihara kambing tidaklah sulit karena memang ketersediaan makanan untuk kambing sangat melimpah di daerah kita. Berbagai macam jenis tanaman bisa dipakai untuk memberi pakan kambing, namun perlu Anda perhatikan makanan kambing yang paling digemari. Berdasarkan penelusuran kami makanan kambing yang cukup digemari di antaranya seperti lamtoro, nangka, dan daun turi.
Sebelum memutuskan untuk memulai usaha bisnis ternak kambing, perlu diperhatikan jenis kambing apa yang bisa dibudidayakan di daerah atau lokasi tempat Anda tinggal. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian beternak kambing sesuai dengan kondisi lokasi supaya dapat memaksimalkan potensi kambing yang dipelihara.


Sebetulnya jenis kambing di indonesia lumayan banyak, namun yang sering dibudidayakan oleh masyarakat yaitu hanya dua jenis;
Kambing Kacang
Kambing kacang adalah kambing asli dari indonesia. Jenis kambing ini sudah tersebar di seluruh wilayah indonesia. Karakteristik dari kambing kacang yaitu memiliki badan yang kecil, telinganya pendek, punggungnya meninggi, ukuran leher pendek, betina dan jantan memiliki tanduk, ketinggian badan betina dewasa sekitar 56 cm sedangkan jantan 60-65 cm, dan bobot dewasa betina sekitar 20 kg dan jantan rata rata 25 kg.
Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing Peranakan Etawa (PE) adalah hasil dari persilangan kambing etawa yang berasal dari india dengan kambing lokal (kambing kacang). Jenis kambing ini juga sudah tersebar di seluruh wilayah indonesia. Tampilan dari kambing ini hampir mirip dengan kambing etawa namun ukurannya lebih kecil. Kambing Peranakan Etawa (PE) memiliki dua keuntungan yaitu sebagai penghasil daging serta penghasil susu. Ciri- ciri dari kambing PE yaitu telinganya panjang dan terkulai lemas, telinganya memiliki panjang 18-30 cm, warna bulu coklat muda sampai kehitaman. Kambing PE jantan, bulu di atas leher dan pundak relatif lebih tebal dan panjang, sedangkan untuk betina bulu bagian paha panjang. Bobot kambing PE betina ± 35 kg dan jantan ± 40 kg, tinggi pundaknya 76-100 cm.


VIDIO KESAKSIAN PENGGEMUKAN KAMBING

Langkah-langkah Beternak Kambing


1. Pemilihan Bibit Unggul


Penjantan
Kondisi tubuhnya sehat, bisa tumbuh dengan besar sesuai dengan usia, bulunya terlihat bersih dan mengkilap, ukuran badan panjang, kakinya lurus, tidak ditemukan cacat fisik, penampilannya gagah, rumitnya tinggi, terlihat aktif dan mempunyai nafsu kawin tinggi, gampang ereksi, dan buah zakarnya normal
Betina
Kondisi tubuhnya sehat, bulunya terlihat bersih dan mengkilap, badannya tidak terlalu gemuk, tidak ditemukan cacat fisik, alat kelamin normal, dapat mengasuh anak dengan baik, buah susunya normal (halus dan kenyal).


2. Masa Perkawinan Kambing


Kambing sudah menginjak masa dewasa ketika berusia 6-8 bulan yang ditandai dengan mulai munculnya rasa birahi. Jumlah usianya bisa Anda ketahui dengan melihat catatan kelahiran atau dilihat dari giginya. Kambing betina siap untuk dikawinkan pada usia 10-12 bulan sedangkan untuk kambing jantan pada usia lebih dari 1 tahun.
Ciri-ciri kambing betina mulai minta kawin jika terlihat gelisah, pembengkakan pada alat kelamin luar ( alat kelaminnya menjadi basah, kemerahan dan hangat ), ekornya sering digerak-gerakkan, nafsu makannya berkurang, diam saja apabila dinaiki pejantan. Secara umum kondisi tersebut berlangsung sekitar 30 jam dan mempunyai siklus minta kawin sekitar 17 hari.
Waktu mengawinkan yang ideal yaitu 12-18 jam setelah tanda-tanda minta kawin terlihat. Hal itu dilakukan untuk mempermudah proses perkawinan dan bisa memperkecil resiko kegagalan. Tempatkan kambing pejantan dan betina dalam satu kandang dan hindari perkawinan sedarah untuk mengurangi resiko cacat genetik.


3. Masa Kelahiran


Kambing yang mau melahirkan memiliki tanda-tanda seperti tampak gelisah, kakinya menggaruk-garuk ke tanah, pinggul kambing mengendur, mengembik, ukuran kambing sangat besar dan jika dipencet mengeluarkan cairan atau kolostrum, nafsu makannya turun dan alat kelamin membengkak


4. Perawatan Anak Kambing


Terkadang kambing sehabis melahirkan kurang perhatian sama anak yang baru dilahirkan. Dekatkan indukan ke anaknya agar mau menyusui, apabila tidak mau menyusui Anda bisa membuatkan susu buatan. Susu buatan ini terbuat dari campuran susu putih, gula satu sendok teh, dan sebutir telur ayam kemudian campurkan dengan satu gelas kecil air matang. Berikan 2 kali sehari sampai indukan mau menyusui anaknya sendiri
Kambing menyusui sekitar 2,5 – 3 bulan, pada model peternakan tradisional bisa mencapai 5-6 bulan


5. Pendugaan Usia Kambing


Usia kambing bisa diperkirakan dari  jumlah gigi yang tumbuh :
keseluruhan gigi belum permanen (usia kurang dari 1 tahun)
1 pasang gigi permanen (usia 1-2 tahun)
2 pasang gigi permanen (usia 2-3 tahun)
3 pasang gigi permanen (usia 3-4 tahun)
keseluruhan gigi permanen (usia 4-5 tahun)
6. Pemberian Makanan Kambing
Pada umumnya makanan kambing terbagi menjadi dua jenis antara lain makanan hijauan dan konsentrat. Makanan hijuan adalah makanan berasal dari alam berupa rerumputan, rumput yang sengaja dibudidayakan serta daun dari kacang-kacangan. Makanan konsentrat adalah makanan yang berasal dari dedak padi atau bekatul.
Rumput menjadi sumber energi bagi ternak kambing, jenis rumput yang biasa diberikan ialah rerumputan alam atau rumput lapangan. Jenis-jenis rumput yang sengaja dibudidayakan untuk pakan kambing adalah  rumput setaria, clitoria ternatea, dan brachiaria. Sisa hasil pertanian bisa menjadi alternatif pengganti pakan hijauan di antaranya dedak padi, daun pepaya, kulit dan daun singkong, batang kangkung, jerami padi hingga daun jagung. Selain itu pakan kambing yang menjadi sumber protein bagi pertumbuhan kambing di antaranya daun kacang panjang, daun kacang tanah, daun gamal, daun kedelai, daun lamtoro, daun turi, dan daun kaliandra.


 7. Perawatan Kandang kambing

Usahakan kandang kambing menghadap ke timur supaya memenuhi syarat kesehatan ternak. Bahan pembuat kandang haruslah kuat, murah dan mudah didapat. Sebaiknya kandang kambing dibuat panggung dan mempunyai atap serta dilengkapau dengan tempat makanan dan minum. Berikan ventilasi atau lubang angin pada dinding kandang untuk mempermudah sirkulasi udara.
Kandang diusahakan menghadap ke timur agar memenuhi persyaratan kesehatan hewan ternak. Bahan pembuat kandang yang dipakai haruslah kuat, murah dan tersedia di lokasi. Kandang dibuat panggung dan beratap dengan tempat makanan dan minum. Dinding-dinding kandang haruslah memiliki ventilasi (lubang angin) agar sirkulasi udara lebih baik.
Ukuran kandang kambing yang ideal :
Untuk Anak adalah  1 x 1,2 m  untuk 2 ekor (lepas sapih)
Jantan dewasa : 1,2 x 1,2 m per ekor
Betina dewasa :1 x 1,2 m per ekor
Indukan dan anak : 1,5 x 1,5 m per induk ditambah 2 anak



Contact Person : BAMBANG HENDRIYANTO
Alamat :Jl. Ringroad Barat no 72, desa salakan trihanggo gamping sleman Jogjakarta
HP : 087839383561 dan 081326912561  (SMS/Telp)
Email : bambanghendriyanto1@gmail.com
Facebook : bambang alfath
Cara pemesanan :
1. Jika menjadi konsumen, maka akan digunakan harga sesuai dengan Price List untuk
konsumen.
2. Untuk pemesanan dibawah 2 juta, akan dikenakan biaya pengiriman barang yang akan
diperhitungkan sesuai dengan pemesanan.
3. Untuk pemesanan diatas 3 juta, akan diberikan GRATIS biaya pengiriman sampai tujuan.